Monitoring Plugin tidak berfungsi di Openfire Server

Suatu ketika menu Statistics dan Archiving tiba-tiba hilang di web GUI Openfire server (v3.7.1) kami yang terinstall di Ubuntu Server LTS.

Setelah mencari-cari di forum igniterealtime.org, akhirnya ketemu cara termudah untuk mengembalikan ke fungsi semula.

Caranya :

  1. Remove dulu Monitoring Service yang sudah terinstall di Openfire server.
  2. Setelah plugin dihapus, pastikan direktori /var/lib/openfire/plugins/monitoring dan file /var/lib/openfire/plugins/monitoring.jar sudah terhapus.
  3. Hapus direktori /usr/share/openfire/monitoring
  4. Install kembali Monitoring Service
  5. Kalo sudah selesai install, cek kemunculan menu Statistics dan Archiving di Server.
  6. Jika masih belum muncul cek kembali dari langkah pertama.

HTTPS dan Transparent Proxy

Kadang-kadang susah juga cari referensi / solusi melalui google, perlu sedikit kesabaran dan ketelitian mata, pada saat saya bolik-balik mencari penyelesaian masalah untuk  transparent proxy yg gak bisa buka https.

Salah satu contoh dari tidak bisa nya https berjalan di transparent proxy adalah user masih bisa membuka yahoo.com tetapi tidak bisa membuka mail.yahoo.com, belum lagi situs-situs lainnya yg menggunakan https. Repot kan ?

Karena memang dari beberapa situs menjelaskan yang intinya bahwa transparent proxy tidak support https dengan alasan keamanan, jadi hanya diatur melalui iptables rules.

Dan saya juga belum mahir benar dengan masalah iptables, jadinya untuk mencari bagaimana agar https tidak menggunakan transparent proxy susah juga.

Akhirnya ilmu yang dicari ketemu juga, padahal cuma satu baris perintah :

iptables -A POSTROUTING -t nat -p tcp -o eth0 –dport 443 -j MASQUERADE

atau kalau di masukkan di firewall rules :

-A POSTROUTING -o eth0 -p tcp -m tcp –dport 443 -j MASQUERADE

 

referensinya saya dapat dari http://www.mail-archive.com/squid-users@squid-cache.org/msg77349.html

Menambah Java Memory Environment di Openfire Server

Suatu ketika Spark saya selalu putus nyambung ketika konek ke IM Openfire server yg menggunakan Ubuntu 8.04LTS, hal yang sama juga di alami oleh user lainnya. Dan ketika membuka Openfire Admin Console pun terasa sangat lambat.

Kalau diperhatikan Java Memory environment sudah 98.9%…  Wah !!! sudah penuh rupanya. Seiring dengan bertambahnya jumlah traffic user & IM gateway lainnya.

Dikarenakan memory server hanya 256Mb, ukuran resource Java Memory saya tambahkan ke maksimum 128mb saja dulu.

Caranya :

sudo vi /etc/default/openfire

ganti default isi DAEMON_OPTS=” “

menjadi

DAEMON_OPTS=”-Xms64m -Xmx128m”

Lalu restart Openfire.

Lihat kembali status Java Memory Environment, dan Server Openfire akan kembali segar.

Lupa Password Lockdir.exe

Jika Anda pernah menggunakan tool Folder Protector, dan lupa password yang diisikan.

Ada cara untuk mengambil data-data yang tersimpan didalamnya dan tidak perlu lepas harddisk.

Caranya :

Booting-lah menggunakan CD Linux, dalam hal ini yang saya punyai adalah CD Ubuntu Desktop 9.10. Pilih mode Live CD dan tunggu sampai benar-benar masuk ke dalam Ubuntu Desktop.

Mounting/buka partisi yang berisi data yang ter-lock.
Masuk ke disk/folder yang berisi file lockdir.exe

Jangan lupa show hidden file, nanti akan terlihat sebuah file bernama  “thumbs.db” yang tidak bisa dibuka menggunakan MS-Windows.

Disinilah sebenarnya semua data yang ter-lock dikumpulkan. Tinggal diperhatikan saja sebuah folder yang diberi nama dengan kombinasi karakter ASCII.

Misal :

sysúoúo
úo
dan lain-lain.

Jika di paksa dibuka menggunakan MS-Windows, dalam hal ini saya menggunakan Command Prompt akan keluar pesan “The system cannot find the path specified.”

Nah dengan Ubuntu, folder dengan karakter ASCII tersebut bisa ditembus. Dan ketemulah data-data rahasia yang tersimpan didalamnya.

Selanjutnya tinggal Anda kopikan semua data-data  ke tempat lain yang di kehendaki.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.